Budaya  

Seni dan Budaya Masyarakat Surabaya yang wajib anda ketahui

Seni dan Budaya Masyarakat Surabaya
Created by graparinews

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam dan budaya yang tidak dapat diragukan lagi. Terkenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia mempunyai berbagai macam budaya di setiap daerahnya. Begitu pula dengan kesenian khas Surabaya.

 Selain terkenal sebagai Kota Pahlawan, Surabaya juga mempunyai banyak budaya khas. Berikut di bawah ini terdapat beberapa seni dan busaya masyarakat Surabaya yang wajib anda ketahui.

Ludruk

Berbicara tentang kesenian Surabaya, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas tentang ludruk. Meski bukan kesenian asli Surabaya, namun ludruk rasanya tidak bisa lepas dari Surabaya.

Ludruk merupakan kesenian panggung yang berisi lawakan khas Surabaya. Ludruk disampaikan dalam bahasa sehari-hari atau bahasa Suroboyoan. Biasanya ludruk mempunyai tema yang ringan sehingga pada masanya ludruk menjadi sebuah kesenian yang sangat digemari dan dapat diterima oleh semua kalangan.

Larung Ari-Ari

Seni budaya yang unik selanjutnya dari Surabaya adalah Larung ari ari. Ini merupakan sebuah tradisi menghanyutkan ari ari bayi, biasanya  dilakukan Masyarakat yang berda di peisir Pantai.

Tradisi ini dipercaya akan memberikan rezeki kepada orang tua dan anak yang melakukan larung ari ari.

Selain itu tradisi ini juga diiringi dengan lagu Macapat Dhandang Gula. Ketika diapungkan, ari-ari bayi yang baru lahir akan terlepas beserta tujuh macam bunga, kendil, jarum, dan kain putih.

Larung Ari-ari biasanya dilakukan oleh keluarga, sahabat dan kerabat dekat bayi yang baru lahir. Tradisi ini dilakukan pada hari ke 7 setelah kelahiran bayi. Pada hari itu, keluarga bayi dan kerabat dekatnya akan berkumpul di tepi sungai atau laut untuk melaksanakan tradisi Larung Ari-ari.

Temui Manten Pegon

Tradisi selanjutnya yang berasal dari Surabaya adalah Temui Manten Pegon,  Budaya yang bertujuan untuk mempertemukan kedua mempelai ini memiliki budaya Surabaya yang sangat khas, baik ritual maupun pakaian yang dikenakan.

Uniknya meskipun ini merupakan budaya yang berasal dari Surabaya, namun terdapat campuran budaya Arab dan Cina juga.

Tari Remo

Tari remo merupakan Tarian tradisional, biasanya dibawakan dalam rangka menyambut tamu dan dibawakan secara individu maupun kelompok. Tarian tradisional ini biasanya dibawakan oleh penari wanita.

Kisah yang dituturkan dalam tari Remo adalah perjuangan seorang pangeran di medan perang. Oleh karena itu pada awal diperkenalkannya tari remo biasanya hanya dimainkan oleh pemain laki-laki saja.

Berkembangnya tarian ini membuat kini tari remo juga dapat ditarikan oleh pemain wanita. Hanya saja gerak tari dan busana Remo Putri mengalami sedikit pergeseran dan tidak sama persis dengan aslinya.

Gulat Okol

Gulat okol merupakan olahraga tradisional khas Surabaya, sekilas mirip dengan sumo yang ada di Jepang. Bukan sekedar olah raga, ternyata ada nilai-nilai tradisional yang terkandung di dalamnya.

Mengutip laman disparbud.gresikkab.go.id, Gulat Okol merupakan salah satu rangkaian acara amal bumi yang digelar masyarakat Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Gulat Okol merupakan agenda rutin tahunan dan bagian dari wisata budaya.

Ritual gulat ini awalnya dilakukan di persawahan. Namun kini Gulat Okol diadakan di atas panggung dengan alas dari karung goni yang bagian bawahnya diletakkan jerami untuk pengamanan.

Arena gulatnya sendiri berukuran 6 meter x 8 meter, dibuat seperti ring tinju dengan dua sudut, dikelilingi tali besar yang mengelilingi panggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *